Posted on

Sumber  : riauterkini.com

Riauterkini – PEKANBARU – Pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang digelar di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau diberi pendampingan dari Arhanud TNI.
Pendampingan itu dimaksudkan, agar CPNS yang mengikuti pelatihan dasar ini memiliki pribadi berdedikasi dan berkarakter disiplin. Diharapkan nantinya, setelah mengikuti pelatihan dasar ini akan mampu menjadi aparatur sipil yang berkualitas.
“Selain diberi pelatihan dasar sesuai tugas dan perannya nanti sebagai pegawai sipil, selama pelatihan ini juga diberi pendampingan dari Arhanud TNI. Tujuannya agar memiliki pribadi yang berdedikasi dan disiplin,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPSDM Provinsi Riau Joni Irwan, Rabu (11/4/19).

Pendampingan TNI dalam latihan dasar CPNS ini seperti mengajari bagaimana bersikap, duduk, berbicara sampai makan pun diawasi. Ada pun jumlah CPNS yang mengikuti pelatihan dasar ini sebanyak 101 dari 336 jumlah CPNS yang ada di Pemprov Riau.

“Ini baru gelombang pertama. Yang ikut pelatihan ini sebanyak 101 dari total 336 CPNS. Nanti setelah ini menyusul gelombang berikutnya,” ungkap Joni.

Sementara, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution yang membuka acara ini menyatakan mereka yang mendapatkan kesempatan pelatihan dasar CPNS harus mengikuti dengan baik.

“Di luar sana banyak sekali yang ingin menjadi PNS. Makanya saya ingatkan kepada mereka, itu tidak didapat begitu saja. Tetapi bagian dari rahmat Allah yang harus dipertanggung jawabkan. Karena itu, ikutilah pelatihan ini dengan baik,” tegas Wagubri, saat memberikan arahan di hadapan CPNS.

Menurut mantan Danrem 031/WB ini, menjadi seorang aparatur sipil negara, tentunya akan mendapatkan gaji pokok dan tunjangan sesuai dengan tugas dan peran mereka. Namun, fasilitas yang diberikan negara itu tidak semata untuk dinikmati sendiri. Melainkan akan dipertanggung jawabkan melalui pimpinan dan Allah SWT.

Karena itu diharapkan, seluruh CPNS agar dapat mendalami makna dirinya selama mengikuti pelatihan dasar ini dengan sungguh-sungguh.***(mok)