Posted on
Sumber foto:news.okezone.com

BPSDM RIAU- Pada hari Sabtu 11 April 2020 sekira pukul 10.00 WIB, bertempat di Posko Gugus Tugas Covid 19 Aula Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru dilaksanakan acara Rapat Persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Kota Pekanbaru. Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si didampingi Wakil Gubernur Riau, Brigejn TNI (Purn) H. Edy Natar Nasution, S.IP turut hadir dalam acara tersebut.
Gubernur Riau menyampaikan dengan perkembangan Kondisi Covid 19 ini Provinsi Riau belum dianggap Zona Merah, tetapi beliau berharap untuk tindakan yang di ambil seperti sudah Zona Merah. ” Kita berharap satu pandangan bahwa tidak ada zona hijau dan zona merah di Provinsi Riau dan kami menyambut baik usul dari Pemerintah Kota Pekanbaru untuk meningkatkan status PSBB”. Ujar beliau.

Walikota Pekanbaru juga turut menyampaikan mengenai keputusan Kebijakan PSBB ini adalah merupakan salah satu bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 berdasarkan PP 21 Tahun 2020 di Kota Pekanbaru.
“Untuk perkembangan Covid 19 di Pekanbaru, semua Kecamatan sudah ada pasien PDP sehingga dari hasil rapat bersama Forkopimda Kota Pekanbaru kita menaikkan status tanggap Darurat ke siaga darurat Covid 19”. Ujar WalIkota Pekanbaru. Seterusnya, Firdaus Berharap Kepada bapak Gubernur Riau bilamana keluar Surat PSBB untuk kota pekanbaru, agar kab./kota di Provinsi Riau mengikuti jejak kota Pekanbaru minimal diikuti oleh Kab.Kampar,Pelalawan dan Siak yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru.
Pada dasarnya PSBB sasarannya adalah sosial Masyarakat di tempat keramaian seperti Pasar dimana Masyarakat banyak yang belum menggunakan masker seterusnya sosialisasi PSBB yang masif sangatlah penting, apabila diberlakukan PSBB sehingga sosialisasi mencapai ke semua pelosok.